Kalau pekerjaanmu berhubungan dengan laporan bulanan, mungkin kamu merasakan kerepotan ini: Ambil data dari beberapa file Excel, hitung ulang, rapikan tabel, pindahkan ke PowerPoint, lalu kirim ke atasan atau klien. Bisa makan waktu berhari-hari, dan gampang ada angka yang kelewat. Belom lagi kalau reportingnya ada banyak.
Tulisan ini catatan saya menjalankan proses itu dengan bantuan AI. Dengan bantuan agent yang bisa membaca file Excel kamu, mengikuti format laporan bulan lalu, lalu membuat laporan bulan baru dalam bentuk PPTX dan XLSX. Sebelumnya harus pakai langganan Claude atau ChatGPT. Sekarang jadi lebih hemat.
Ada dua alat yang akan kita pakai. DeepSeek sebagai mesin AI-nya, OpenCode sebagai tempat kerja agent-nya. Keduanya dipilih karena bayar sesuai pemakaian (OpenCode gratis btw), jadi tidak ada langganan bulanan yang tetap harus dibayar walau cuma dipakai beberapa hari dalam sebulan.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu pandai memakai terminal. OpenCode punya aplikasi desktop yang dipasang seperti aplikasi biasa, dan kebutuhan lain seperti Node.js bisa kamu minta dipasang langsung lewat percakapan. Panduan ini saya tulis untuk kamu yang belum pernah memakai AI agent, dan semua langkah dijelaskan dari nol.
Bagaimana cara bikin report PPT bulanan lebih hemat dengan AI?
Laporan PPT bulanan bisa dibuat dengan agent AI yang membaca file Excel-mu, mempelajari format laporan bulan lalu, lalu menyusun laporan bulan baru dalam bentuk PPTX dan XLSX. Kombinasi yang dipakai di tulisan ini adalah DeepSeek sebagai mesin AI dan OpenCode sebagai tempat kerja agent-nya. Keduanya bayar sesuai pemakaian, jadi tidak ada langganan bulanan yang tetap terbayar walau cuma dipakai beberapa hari dalam sebulan. Kamu tidak perlu pandai memakai terminal karena OpenCode punya aplikasi desktop, dan komponen tambahan seperti Node.js bisa diminta dipasang lewat percakapan. Tiga skill yang perlu dipasang: anti-slop, minimax-xlsx, dan pptx-generator. Setelah data mentah dan contoh laporan lama dimasukkan ke folder klien, kirim prompt yang menyebut peran, tugas, konteks, dan format hasil. Angka tetap wajib kamu periksa sendiri sebelum dipakai untuk keputusan.
Yang perlu kamu siapkan
- Komputer, bisa Windows, Mac, atau Linux.
- Koneksi internet.
- Aplikasi OpenCode Desktop, yang diunduh dan dipasang seperti aplikasi biasa.
- Akun DeepSeek dengan saldo yang sudah diisi.
- File data bulanan dalam format Excel, minimal
.xlsx. - Kalau ada, laporan bulan lalu sebagai contoh format. Ini sangat membantu.
Kalau di tengah jalan ternyata ada komponen lain yang dibutuhkan, misalnya Node.js, kamu tinggal meminta OpenCode memasangnya. Kamu tidak perlu memasangnya sendiri.
Istilah yang akan sering muncul
Beberapa kata di bawah ini akan muncul terus, jadi saya jelaskan singkat dulu.
- API key: kunci rahasia yang dipakai satu aplikasi untuk mengakses layanan AI. Anggap saja seperti password khusus.
- Provider: penyedia layanan AI. Contohnya DeepSeek.
- Model: otak AI yang dipilih. Contohnya DeepSeek Flash 4.1.
- Terminal: aplikasi berbasis teks untuk menjalankan perintah. Di tutorial ini kamu hampir tidak perlu membukanya, tapi istilahnya akan muncul sesekali.
- Prompt: instruksi yang kamu tulis untuk AI.
- Agent: AI yang tidak cuma menjawab, tapi juga bisa membuka file, menghitung, dan membuat file baru.
- Skill: paket kemampuan tambahan yang bisa dipasang ke agent.
- npm: alat untuk memasang aplikasi berbasis Node.js. Kalau butuh, OpenCode yang menjalankannya untuk kamu.
Langkah 1: Daftar DeepSeek, isi saldo, ambil API key
Semua dimulai dari akun DeepSeek. Layanan API DeepSeek tidak memakai sistem langganan bulanan, jadi kamu isi saldo dulu, lalu saldo itu terpotong sesuai pemakaian.
- Buka
platform.deepseek.comdi browser. - Klik Sign up atau Log in. Kamu bisa daftar pakai email atau akun Google.
- Verifikasi email kamu kalau diminta.
- Buka menu Top up. Isi saldo secukupnya untuk mulai. Untuk percobaan awal, saldo kecil sudah cukup karena harga pemakaian DeepSeek tergolong murah. Hint: saya bikin 1 report 27 halaman biayanya 6000 rupiah. Jadi top up 2 dolar sudah cukup.
- Setelah saldo masuk, buka menu API Keys.
- Klik Create new API key, beri nama misalnya
reporting-office, lalu klik buat. - API key akan muncul satu kali. Copy dan simpan di tempat aman seperti password manager atau notes pribadi. Kalau kamu tutup halamannya sebelum mencatat, key itu tidak bisa dilihat lagi dan kamu harus membuat yang baru.
Dua catatan penting. Pertama, jangan pernah membagikan API key ke orang lain atau menempelkannya di tempat publik. Kalau bocor, langsung hapus di halaman API Keys lalu buat yang baru. Kedua, saldo ini yang nanti terpotong saat kamu memakai OpenCode. Kalau habis, tinggal top up lagi.
Langkah 2: Pasang aplikasi OpenCode dan sambungkan ke DeepSeek
OpenCode punya aplikasi desktop yang cara memasangnya sama seperti aplikasi lain. Kamu download, buka, lalu ikuti prosesnya. Tidak ada perintah yang perlu kamu tulis di terminal.
Mengunduh dan memasang aplikasi
- Buka
opencode.ai/downloaddi browser. - Pilih versi sesuai komputer kamu.
- Windows (x64): klik Download pada bagian Windows.
- macOS Apple Silicon: pilih macOS (Apple Silicon).
- macOS Intel: pilih macOS (Intel).
- Linux: pilih .deb atau .rpm sesuai distribusimu.
- Buka file hasil unduhan, lalu ikuti proses instalasi sampai selesai.
- Setelah selesai, buka aplikasi OpenCode dari menu aplikasi seperti biasa.
Menyambungkan ke DeepSeek
- Di dalam aplikasi, buka kolom percakapan, dekat tombol + ada pilihan model AI.
- Ketik
DeepSeekuntuk mencari providernya, lalu pilih. - Tempel API key yang sudah kamu simpan di Langkah 1, lalu tekan Enter.
Memilih model DeepSeek
Ketik perintah ini di kolom percakapan:
/modelCari dan pilih DeepSeek Flash 4.1, model DeepSeek terbaru saat tulisan ini dibuat. Setelah dipilih, model itu yang dipakai untuk sesi ini.
Kalau kamu ingin model ini jadi pilihan default setiap kali membuka OpenCode, kamu bisa menuliskannya di file konfigurasi opencode.json. Kalau belum nyaman mengedit file, langkah ini bisa dilewati dulu dan cukup pilih model lewat /model tiap sesi baru.
Kalau ada yang kurang, tinggal minta
Di tengah jalan OpenCode mungkin memberi tahu bahwa ada komponen yang belum ada, misalnya Node.js atau Git. Kamu tidak perlu mencari cara memasangnya sendiri. Cukup balas dengan permintaan seperti ini:
Tolong pasang Node.js dan Git yang dibutuhkan. Kalau perlu izin administrator, beri tahu langkahnya.OpenCode akan menjalankan pemasangannya untuk kamu, dan meminta izin saat memang perlu. Tapi kalau mau izinkan semuanya, kamu bisa pilih di menu File (pojok kiri atas) > Settings > General > Auto-accept permissions > Toggle on. Ini bagian yang membuat alurnya ramah untuk yang tidak biasa memakai terminal.
Kalau kamu tetap suka terminal (opsional)
Cara ini hanya untuk kamu yang sudah nyaman dengan terminal. Kalau tidak, lewati saja.
npm install -g opencode-aiopencodeAtau di Mac dan Linux:
curl -fsSL https://opencode.ai/install | bashLangkah 3: Buat folder project dan subfolder klien
Sebelum mulai, putuskan satu folder besar untuk semua pekerjaan reporting. Di dalamnya nanti ada satu subfolder untuk tiap klien atau tiap jenis laporan.
Contoh strukturnya seperti ini:
Reporting/├── klien-a/├── klien-b/└── internal/Kalau kamu pakai Windows, folder besar itu bisa diletakkan di D:\Reporting. Kalau Mac atau Linux, di ~/Reporting.
Kamu tidak harus membuatnya manual. Buka OpenCode di folder besar itu, lalu tulis prompt:
Buatkan subfolder klien-a, klien-b, dan internal di dalam folder ini.Satu folder project sama dengan satu tempat kerja. Pemisahan per klien ini penting supaya data satu klien tidak tercampur dengan klien lain, dan supaya agent tidak bingung mencari file.
Langkah 4: Pasang skill lewat OpenCode
OpenCode bisa dipasang kemampuan tambahan yang disebut skill. Ada tiga skill yang kita butuhkan:
- anti-slop, supaya hasil desain laporan tidak terlihat generik dan angkanya tidak halu.
- minimax-xlsx, supaya agent bisa membaca, mengolah, dan membuat file Excel.
- pptx-generator, supaya agent bisa membuat file PowerPoint.
Cara paling gampang adalah meminta langsung ke OpenCode, biar dia yang menjalankan pemasangannya. Buka OpenCode di folder project, lalu kirim dua prompt ini satu per satu.
Prompt pertama:
Tolong pasang skill anti-slop dari miqdadbadjuber/anti-slop untuk OpenCode. Kalau perlu pakai npx skills add, jalankan dan laporkan hasilnya.Prompt kedua:
Tolong pasang skill minimax-xlsx dan pptx-generator dari repo MiniMax-AI/skills untuk OpenCode. Jalankan pemasangannya dan laporkan hasilnya.Ikuti saja langkah yang diminta OpenCode. Setelah selesai, tutup OpenCode dan buka lagi supaya skill yang baru terpasang terbaca.
Kalau kamu lebih suka memasang manual, perintahnya kurang lebih seperti ini. Untuk anti-slop:
npx skills add miqdadbadjuber/anti-slop -a opencodeUntuk skill MiniMax, repo resminya perlu diambil dulu, lalu dipindahkan ke folder skill OpenCode:
git clone https://github.com/MiniMax-AI/skills.git ~/.minimax-skillsSetelah skill terpasang, agent kamu sudah bisa membuat file Excel dan PowerPoint, bukan cuma menjawab teks.
Langkah 5: Simpan data dan contoh laporan
Masuk ke subfolder klien yang mau dikerjakan, misalnya klien-a, lalu masukkan dua hal.
Pertama, data mentah bulan ini. Contoh nama file: data-september-2026.xlsx. Kalau data ini datang dari beberapa file, taruh semuanya di folder yang sama.
Kedua, kalau ada, laporan bulan lalu sebagai referensi format. Bisa dalam bentuk PPTX, XLSX, atau PDF. Contoh nama file: laporan-agustus-2026.pptx.
Beri nama file yang jelas dan singkat, karena agent akan membacanya berdasarkan nama dan isi file. Semakin rapi penamaanmu, semakin kecil kemungkinan agent salah membaca.
Satu hal yang perlu kamu tahu: agent membaca file yang ada di folder itu. Kalau ada data yang sensitif dan kamu tidak yakin, jangan masukkan ke folder tersebut.
Langkah 6: Tulis prompt
Ini bagian intinya. Prompt yang bagus menyebutkan siapa perannya, apa tugasnya, konteks datanya, dan bagaimana bentuk hasil yang kamu mau. Contoh prompt yang bisa kamu pakai (sesuaikan dengan kebutuhanmu):
Kamu adalah analis reporting yang teliti.
Tugas:1. Baca semua file .xlsx di folder ini.2. Pelajari struktur dan format laporan bulan lalu dari file laporan-agustus-2026.pptx dan rekap-agustus-2026.xlsx.3. Buat laporan bulan September 2026 memakai angka dari data mentah bulan ini.4. Ikuti gaya, warna, dan susunan slide laporan bulan lalu. Jangan mengarang angka baru.5. Simpan hasilnya sebagai dua file: laporan-september-2026.pptx dan rekap-september-2026.xlsx.
Konteks:- Semua angka harus berasal dari file data mentah.- Kalau ada data yang kosong atau tidak jelas, tanyakan dulu ke saya sebelum melanjutkan.
Format:- Gunakan Bahasa Indonesia.- Tambahkan ringkasan tiga poin di slide kedua.- Simpan kedua file di folder ini.Beberapa hal yang membuat prompt di atas bekerja:
- Perannya jelas, yaitu analis reporting yang teliti.
- Perintahnya berurutan, jadi agent tahu harus mulai dari mana.
- Contoh format disebutkan spesifik, termasuk nama filenya.
- Ada batas jelas, yaitu angka tidak boleh dikarang.
- Diperintahkan bertanya kalau ada data yang ganjal, bukan menebak.
Kalau kamu mau lebih aman, minta agent membuat rencana dulu sebelum mengerjakan. Tekan Tab di OpenCode untuk masuk ke mode plan, kirim prompt di atas, baca rencananya, baru tekan Tab lagi dan minta dia mengerjakan.
Langkah 7: Menunggu dan memeriksa hasil
Setelah prompt dikirim, agent akan membaca file, menghitung, lalu membuat laporan. Prosesnya bisa beberapa menit tergantung jumlah data. Kamu cukup menunggu sampai dia selesai dan melaporkan file apa saja yang dibuat.
Setelah selesai, buka file PPTX dan XLSX hasilnya. Periksa dua hal terutama:
- Angka. Bandingkan beberapa angka penting dengan data mentah. AI bisa keliru, jadi angka yang dipakai untuk keputusan tetap harus kamu cek sendiri.
- Format. Lihat apakah susunan slide dan gayanya sudah mirip dengan laporan bulan lalu.
Kalau ada yang kurang pas, tinggal bilang ke OpenCode. Misalnya:
Angka total di slide 4 salah, seharusnya 1.250 bukan 1.205. Tolong perbaiki dan buat ulang file-nya.Kamu tidak perlu mengulang dari awal. Cukup sebut bagian yang salah, dan agent akan memperbaikinya.
Tips supaya hasilnya rapi
- Simpan prompt yang berhasil jadi templat. Bulan depan kamu tinggal ganti nama bulan dan nama file, tidak perlu menulis ulang dari nol.
- Mulai dari data yang bersih. Kalau file Excel kamu punya banyak kolom kosong atau gabungan sel yang berantakan, rapikan dulu sedikit. Semakin bersih datanya, semakin akurat hasilnya.
- Selalu sediakan contoh laporan lama. Ini cara termurah supaya hasil bulan baru konsisten dengan gaya yang sudah kamu pakai.
- Pisahkan folder per klien. Jangan campur data dua klien dalam satu folder.
- Simpan hasil di folder yang sama, lalu backup ke tempat lain setelah kamu periksa.
Soal biaya
DeepSeek memakai model bayar sesuai pemakaian. Kamu tidak membayar langganan bulanan, hanya membayar token yang benar-benar dipakai saat agent bekerja. Untuk pekerjaan reporting yang cuma jalan beberapa hari dalam sebulan, pola ini jauh lebih hemat dibanding langganan bulanan yang tetap terbayar walau tidak dipakai.
Saran praktisnya, isi saldo kecil dulu untuk percobaan. Setelah kamu tahu berapa yang terpakai untuk satu laporan, baru putuskan berapa saldo yang nyaman. Pantau pemakaian di dashboard DeepSeek.
Penutup
Yang saya suka dari cara ini adalah selain cepat dia juga memberikan hasil yang konsisten. Ini praktis banget terutama untuk kamu yang sudah punya template laporan bulanan seperti apa. Format laporan bulan lalu bisa dipakai ulang, angkanya diambil langsung dari file, dan kamu tetap jadi orang yang memeriksa dan memutuskan. AI jadi mengerjakan bagian yang membosankan, kamu mengerjakan bagian yang butuh penilaiannya.
Kalau kamu punya pekerjaan berulang yang mirip, misalnya rekap penjualan atau laporan mingguan, alurnya bisa dipakai dengan sedikit penyesuaian pada prompt. Selamat mencoba!